Yaya Urassaya Akui Mario Maurer Imut, Mudah Jatuh Cinta Padanya!

Bad Romeo serial Thailand yang sedang trending di Asia Tenggara ini, menjadi penanda kembali Mario Maurer ke layar TV setelah beberapa tahun fokus berkiprah di layar lebar. Tentu saja, kembali ke serial drama membuatnya langsung dielu-elukan, menjadi sorotan. Apalagi ia bermain dengan Yaya Urassaya Sperbund “queen of drama”-nya Thailand.

Meski sudah sering mengisi acara bersama atau pernah main serial bareng, Bad Romeo menjadi pengalaman pertama Mario Maurer dan Yaya Urassaya menjadi sepasang kekasih. Sebelumnya mereka tak pernah dipasangkan menjadi kekasih. Chemistry mereka langsung merebut hati banyak pemirsa. Mereka sangat terkoneksi satu sama lain dan mampu menghadirkan emosi layakanya pasangan dengan sempurna.

Mario dan Yaya di acara talk show TV CH3

Bagaimana Mario dan Yaya menjalin chemistry sebelum dan selama syuting Bad Romeo? Sebelumnya, suatu keuntungan, Mario dan Yaya sudah saling kenal lama, bahkan Mario juga berteman dengan kekasih Yaya, Nadech Kumiguya. Sekitar 9 tahun mereka berada di bawah bendera TV yang sama, Chanel 3. Jadi tidak asing-asing banget, sih, untuk beradegan intim dan intens sebagai Kaokla dan Khim dalam serial ini.

“Saya mengiyakan serial ini dari awal, karena saya tahu saya akan bermain dengan Yaya. Dan benar, ketika kami syuting, saya merasa senang bersamanya. Saat adegan-adegan yang sulit, menguras emosi dan energi, Yaya pasti akan menghiburku”

“Dia membuatku tertawa,” ujar Mario Maurer.

Kegokilan Mario dan Yaya

Mario mengaku drama ini cukup berat, dan karakter yang harus diperankannya, “Kaokla” mengalami perjalanan emosional yang cukup brutal. “Tapi Yaya sangat membantu. Dan saya juga melihat, bagaimana dia berjuang keras untu karakternnya, menjaga mood-nya, menjaga mood kami,” ungkap Kaokla, ketika diwawancara di sebuah acara gelar wicara TV Chanel 3.

Gantian Yaya yang ditanya oleh host tentang pengalamannya bermain sebagai pasangan dengan Mario Maurer. Yaya tersenyum lebar dan memandang Mario dengan apresiasi. “Oh, Mario sangat imut. Ketika kamii harus berhadapan pertama kali, saya bisa melihat ada daya tarik, ada ikatan di antara kami. Dia pria yang sangat gentlemen. Mudah jatuh cinta padanya,” ucap Yaya.

Mario adalah sosok yang mudah dicintai, jadi mudah bekerjasama dengannya dan membangun chemistry itu, untuk Kaokla dan Khim. “Dan saya merasa, kami sangat saling menghargai satu sama lain. Dia teman yang sangat baik, seorang kakak, seorang sahabat,” ungkap Yaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here