Tanda-Tanda Kamu Kesepian dalam Pernikahan dan Cara Mengatasinya

0

Banyak ucapan terlontar ‘selamat menempuh hidup baru’ berarti pasangan tersebut akan menghadapi dunia kehidupan yang baru dan lebih rumit. Dunia pernikahan penuh dengan naik turunnya fase kehidupan. Tak hanya satu dua pasangan yang bersaksi bahwa tahun-tahun pertama menikah merupakan fase tersulit dalam hubungan.

Seorang pakar hubungan di Sussman Counseling di New York, Rachel A. Sussman mengatakan bahwa pasangan yang mengalami masalah di tahun pertama pernikahan biasanya dikarenakan mereka tak membahas konflik hingga tuntas.

Hal tersebut menimbulkan banyak masalah salah satunya pasangan akan merasa kesepian meskipun sudah memiliki teman hidup. Lantas apa saja ya tanda-tanda orang yang merasa kesepian dalam pernikahan?

Seorang Psikolog Anak, Pertumbuhan Diri, dan Parenting Couch Irma Gustiana mengungkapkan bahwa seseorang yang merasa kesepian ditandai oleh rasa kesedihan lantaran merasa terasingkan atau terisolasi. “Rasanya seperti terpisah secara emosional dengan pasangan.” Tulisnya.

Komunikasi antar sesama juga terhambat bahkan tidak bicara sama sekali kecuali hal-hal yang mendesak atau dibutuhkan saja. Cirinya ialah mereka tidak tertarik dengan topik pembicaraan pasangannya. Padahal kunci sukses sebuah hubungan ialah komunikasi. Kalau komunikasi saja berhenti, bagaimana mau memperbaiki situasi yang kelam?

Selain hilangnya komunikasi yang baik, tanda lainnya juga bersangkutan dengan kontak fisik. Mereka yang kesepian ditandai dengan kurangnya keintiman fisik dengan pasangan. Taka da belaian kasih sayang, sentuhan manis, serta kecupan pagi dan malam. Mereka akan selalu mencari kesibukan untuk menghindari pasangannya. Seperti sibuk mengerjakan sesuatu yang tidak penting atau selalu pergi bersama temannya.

Kemudian kalau sudah terlanjur seperti itu, bagaimana cara mengatasinya ya?

Hal utama ialah komunikasi baik tanpa ada yang ditutup-tutupi. Membahas semua masalah dengan pasangan hingga tuntas, tidak masalah menyicilnya, asalkan dibicarakan dan disepakati bersama. Tak kalah penting ialah memberikan waktu bagi pasangan. Meluangkan waktu untuk sekedar cuddling, saling merayu, atau bertanya apa yang dilakukannya seharian.

Jangan lupa juga untuk lebih bersyukur dengan pasangannya. Jangan melulu fokus dengan kehidupan pernikahan orang lain yang dipamerkan di sosial media. Karena semua yang di dunia maya tak selamanya sama dengan kenyataan, bisa jadi hubungannya lebih kacau daripada kamu. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here