Terjerat Skandal Seks, Arthur Chen Minta Maaf Pada Sang Ayah Chen Kaige

Chen Feiyu (kanan) dan sang ayah Chen Kaige / Kredit; Weibo
Chen Feiyu (kanan) dan sang ayah Chen Kaige / Kredit: Weibo

Aktor muda Tiongkok Chen Feiyu alias Arthur Chen, yang termasuk dalam daftar “Under 30 Asia 2019” versi Forbes China, dikenal berkat perannya dalam drama romantis “Lighter and Princess” dan serial Boy’s Love mendatang “Immortality”. Seiring dengan popularitasnya yang kian menanjak, Arthur dihantam skandal seks dengan munculnya foto-foto telanjang dada dirinya di atas tempat tidur bersama seorang wanita hingga diduga membuat ayahnya, sutradara kenamaan Chen Kaige, marah besar.

Saat remaja, Arthur menjalani pendidikan yang ketat dan menempuh pendidikan di sekolah berasrama di Massachusetts, Amerika Serikat dan dilanjutkan dengan belajar di Akademi Film Beijing.

Memiliki orang tua yang berkecimpung di bisnis hiburan-ibunya adalah aktris dan produser Tiongkok Chen Hong- karier keartisan Arthur nampaknya telah ditetapkan sejak awal, dimana sang aktor memulai debutnya dalam film yang disutradarai ayahnya, “Sacrifice” (2010).

Arthur Chen (paling kanan) dan kedua orang tuanya, sutradara Chen Kaige dan aktris Chen Hong / Kredit: Weibo

Setelah skandal yang melibatkan foto-foto intimnya tersebar, Arthur diduga berlutut di luar pintu kantor Chen Kaige sepanjang hari untuk meminta maaf.

Karier pria berusia 22 tahun, yang sedang naik daun itu, juga mungkin terhambat sebelum waktunya karena terlibat dalam skandal tersebut. Foto-foto Arthur di tempat tidur dengan penggemarnya, seorang influencer bernama Yi Lin, yang berusia empat tahun lebih tua darinya dan telah memiliki suami, bocor secara online. Berpacaran pada tahun 2021, keduanya mengklaim bahwa status mereka masih lajang pada saat foto-foto itu diambil.

skandal arthur chen
Kredit; Weibo

Akan tetapi, pernyataan yang dikeluarkan oleh pihak Arthur terkait kontroversi tersebut gagal menenangkan publik, yang terus mengecam sang aktor muda atas tindakan asusila. Desas-desus online berkembang dengan cepat dan menjadi trending topic ketika Arthur dikaitkan sebagai “pihak ketiga dalam rumah tangga wanita tersebut dan suaminya”, “memiliki suite permanen di sebuah hotel”, “menjalankan pencarian selir”, dan “aborsi”.

chen feiyu skandal
Kredit: Weibo


Sebagai tanggapan, agensi Arthur mengeluarkan pernyataan kedua dan secara eksplisit menyebutkan 10 netizen yang menyebarkan informasi palsu. Agensi menuntut permintaan maaf publik dan kompensasi atas kerugian Arthur, dan merasa berhak untuk melakukan tindakan hukum terhadap mereka karena pencemaran nama baik.

Pernyataan agensi lebih lanjut mendesak publik untuk berhenti melakukan bullying secara online kepada artisnya dengan menyampaikan, “Kepada teman-teman internet kami, tolong jangan anggap enteng komentar Anda dengan terus menyebarkan gosip dan kebohongan secara online. Jangan melihat seberapa jauh Anda bisa mendorong batas-batas hukum. Jangan publikasikan komentar atau pernyataan apa pun yang melebihi toleransi dan batasan yang diperlukan oleh figur publik.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here