Rekomendasi Kuliner Jogja: Melipir Ke Resto Jiwajawi

jiwajawi jogja
Kredit: Instagram/jiwajawijogja

Beberapa saat yang lalu saya berada di Jogja. Di kota ini tidak ada habis-habisnya tempat yang dapat dieksplor. Banyak sekali menu kulinari yang harus dicoba. Selain itu, banyak juga destinasi wisata yang patut dikunjungi.

Kali ini saya mencoba untuk melipir ke resto Jiwajawi. Dari lokasi bermalam di The Westlake Resort yang terletak di Gamping, Sleman, resto Jiwajawi dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 40 menit. Resto Jiwajawi sendiri terletak di Salakan, Bantul.

Mulai dari pintu masuk resto sudah terasa suasana alam hutan Jogja. Pintu gerbangnya terdiri dari dua pintu kiri dan kanan. Khas seperti pintu gapura benteng. Dibiarkan terbuka lebar. Ada jembatan kecil menuju pintu itu dari lokasi saya turun dari mobil. Di bawah jembatan itu, ikan hilir mudik menari-nari dengan asyiknya.

Saat masuk lebih dalam, suasana alam terasa lebih asri. Walaupun saat itu siang hari, namun terasa sejuk karena banyak pohon-pohon tua yang rindang. Kalau kalian kesini, penat yang ada di badan tiba-tiba terasa lenyap menguap di udara.

Beberapa meja dan kursi kayu berukuran besar ada di dalam maupun area luar (outdoor). Menurut salah satu pramusaji di sana, resto Jiwajawi sudah beroperasi sejak tahun 2019. Pemiliknya tinggal tidak jauh dari resto.

jiwajawi jogja
Kredit: Instagram/jiwajawijogja

Menu di Jiwajawi Jogja bervariasi dan terjangkau harganya. Mulai dari minuman yang dibanderol dengan harga Rp 20 ribu sampai dengan Rp 40 ribu. Ada jeruk jahe, jeruk nipis, kelapa muda, kombucha, basukesti, basupati, basudewa, wedang uwuh, jamu temulawak, kopi hitam, teh lemon dan masih banyak lagi.

Saya memesan jeruk jahe. Jahe dikenal mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Sifat anti peradangan dan anti lambung yang ada dalam jahe bisa meningkatkan pencernaan. Dicampur dengan jeruk yang kaya akan vitamin C menjadikan minuman itu memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh.

Menu utama juga bervariasi. Ada iga bumbu rujak, sate ayam kuah, sate jamur kuah, sup tahu kecombrang, ayam suwir kecombrang, tuna woku, asem-asem iga, pecak ikan asap, dan masih banyak menu lainnya.

Saya memilih menu sate ayam sebagai hidangan utama. Namun tidak terbayang dalam benak saya ternyata hanya satu tusuk sate ayam yang dihidangkan. Walaupun hanya satu, tapi berukuran jumbo. Baru kali ini saya mencoba sate ayam satu tusuk. Biasanya kalau pesan sate ayam bisa habis sepuluh bahkan lima belas tusuk.

Saya juga memesan sate jamur kuah. Jamur ditengarai bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan tulang dan otak. Harga makanan di resto Jiwajawi juga relatif terjangkau. Sekitar Rp 50 ribu per porsi.

Restoran ini juga menyediakan hidangan penutup yang menggunggah selera. Diantaranya puding es teler, rondo royal, rujak serut, pisang goreng, dawet tape ketan dan masih banyak lagi. Harganya berkisar antara Rp 15 ribu sampai dengan Rp 25 ribu.

Satu hal yang wajib dicoba dan pasti membuat ketagihan dari resto ini adalah pisang goreng. Rasanya manis dan pas di lidah.

Jangan lupa untuk memasukkan resto ini ke dalam daftar wisata kulinermu saat berada di Jogja. Selamat mencoba!  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here