Pengalaman Diet Sehat Beauty Vlogger Clarissa Putri, Dari 145 Kg Hingga 90 Kg

0

Sebanyak 95,4% masyarakat Indonesia masih kurang mengonsumsi buah dan sayuran yang kaya serat, sehingga proses detoks tidak maksimal. Akibatnya, terjadi penumpukan kotoran dan toksin di pencernaan dan tanpa disadari kesehatan pencernaan pun menurun.

Ketika pencernaan tidak sehat, ditambah pola makan yang tidak sehat—seperti terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi lemak, dan kurangnya asupan serat—dapat menjadi faktor pemicu penyakit degeneratif, antara lain kolestrol tinggi, gula darah tinggi, hipertensi, hingga obesitas.

Banyak yang belum menyadari, serat adalah komponen penting untuk menjaga kesehatan pencernaan, lho.  Ketika sistem pencernaan lancar, maka kita mampu buang air secara rutin, terhindar dari sembelit, dan mengurangi risiko penyakit degeneratif tadi. Serat juga membantu tubuh mengatur gula darah, serta mengirim sinyal pada otak bahwa kita telah kenyang. Dengan demikian, secara tak langsung, asupan makanan dan camilan pun lebih terkendali, sehingga membantu penurunan berat badan. 

sumber: instagram Clarissa Putri

Bagaimana agar kebutuhan serat tercukupi? Rajin mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan, atau support kebutuhan serat harianmu dengan minuman tinggi serat yang alami. Sehingga pencernaan lebih lancar, sehat, dan membuat kenyang lebih lama. Ketika kenyang lebih lama, maka secara tak langsung akan membantu mencapai defisit kalori, bagi Anda yang menjalankan program diet atau weight loss.

Selain itu, akan lebih baik kalau berkonsultasi dengan spesialis gizi. Kali ini Clariss Putri berbagi pengalaman diet sehatnya dengan dr. Feni Nugraha, MARS, MGizi, SpGK. Spesialis gizi klinik yang telah membantu banyak pasien menjalani pola makan sehat serta mencapai berat badan ideal. Di antara para pasiennya adalah Nagita Slavina, Edric Tjandra, Aurellie Hermansyah, Putri Indonesia Kezia Warouw, Beauty Vlogger & Fashion Enthusiast Clarissa Putri yang sukses menurunkan berat badan hingga 20 kg berkat pola diet sehat. 

Sebelum menjalani pola diet sehat, Clarissa memiliki berat badan 145 kg. Berangsur-angsur dengan cara yang sehat, bobot tubuhnya berkurang, dari awalnya  turun 20 kg, hingga 50 kg dalam waktu 1 tahun. Berat tubuhnya kini sekitar 90 kg. 

Tentang awalnya berdiet, melalui laman Instagramnya Clarissa  berbagi, bahwa ia dulu menjalani pola makan yang buruk hingga obesitas. Saat awal-awal berdiet pun, diet yang dijalankan salah. “Polanya salah, cuma ikut-ikutan orang saja, malah jadi merusak lambung aku. Aku sempat sakit, gerd, karena salahnya cara diet.  Akhirnya bolak-balik masuk rumah sakit, dan sempat nggak boleh diet selama dua bulanan,” ungkap Clarissa.

Setelah kejadian itu, Clarissa bertekad mengubah pola hidupnya menjadi lebih sehat. Ia berkonsultasi dengan dr. Feni Nugraha dan bersama beliau, Clarissa mengatur pola makan berdasarkan meal plan yang tepat; asupan nutrisi dan gizi seimbang. Dibantu rutin berolahraga, serta mencukupi kebutuhan serat hariannya.

 “Aku sudah mengubah pola hidupku lebih sehat sampai sekarang, dan aku juga konsumsi minuman fiber. Ini membantu aku banget dalam melancarkan percernaan, mencukupi kebutuhan serat harian aku, serta mengontrol nafsu makanku. Dulu berat badanku pernah mencapai 145 kg lebih. Sekarang bisa turun 50 kg lebih, Itu semua karena niat, konsisten, dan berusaha.” ungkap Clarissa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here