Mengenang Kisah Cinta Sejati Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip

queen elizabeth 2 dan pangeran philip
Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip bersama hingga akhir hayat / Kredit: Shutterstock

Setelah meninggalnya Ratu Elizabeth II, mari kita mengingat kembali romansa sang Ratu dan Pangeran Philip yang terjadi selama beberapa dekade. Dari menulis surat cinta hingga bertunangan secara diam-diam, hubungan kasih keduanya berbeda dari yang lainnya.

Ratu Elizabeth II meninggal pada usia 96 tahun di Kastil Balmoral pada hari Kamis (8/9), satu setengah tahun setelah kematian suami tercinta Pangeran Philip pada April 2021.

Pasangan tersebut menikah selama 73 tahun, menjadikan mereka pasangan suami istri terlama dalam sejarah kerajaan.

Romansa keduanya selama beberapa dekade bertahan melalui masa-masa sulit bagi keluarga kerajaan selama bertahun-tahun, dengan Ratu pernah menyebut pasangannya sebagai “kekuatan saya dan tetap ada.”

Pasangan itu pertama kali bertemu di sebuah acara pernikahan ketika Elizabeth berusia 7 tahun dan Philip berusia 12 tahun.

Namun, ketika mereka bertemu kembali lima tahun kemudian pada tahun 1939 di Royal Naval College, romansa keduanya pun mulai tumbuh.

Pangeran Philip memanggil Ratu Elizabeth II dengan sebutan Lilibet / Kredit: Getty Images

Setelah Pangeran Philip pergi untuk berpartisipasi di Perang Dunia II, kedua keturunan Ratu Victoria itu mulai saling berkirim surat. Sekembalinya dari perang pada tahun 1943, dia pun mulai mendekati sang putri dengan tujuan pernikahan.

Pada tahun 1946, Phillip mengunjungi rumah Balmoral Keluarga Kerajaan, di mana orang tua Elizabeth mulai mengenal pria yang telah mencuri hati putri mereka. Meskipun gayanya tidak sepenuhnya disukai Raja, namun putri muda itu tidak bisa memungkiri perasaan hatinya yang terpesona dengan pria muda berambut pirang dengan selera humornya yang luar biasa.

Calon Ratu Inggris itu tahu bahwa dia telah menemukan pria yang dia inginkan. Meskipun ayahnya tidak sepenuhnya menyetujui hubungan mereka, permintaannya untuk menikah akhirnya dikabulkan setelah diam-diam bertunangan.

Pada tanggal 20 November 1947, Westminster Abbey di London menerima 2.000 tamu undangan untuk merayakan penyatuan Elizabeth dan Philip. Pernikahan tersebut merupakan pernikahan kerajaan pertama setelah Perang Dunia II.

Pernikahan Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip digelar di Westminster Abbey, London / Kredit: Press Association via AP Images

Pasangan tersebut menyambut putra pertama mereka Pangeran Charles pada tahun 1948 dan putri keduanya Putri Anne di tahun 1950.

Pada tahun 1952, pasangan itu sedang melakukan kunjungan ke Kenya ketika mereka menerima berita mengejutkan bahwa Raja George meninggal dunia. Setelahnya, Elizabeth segera naik takhta dan menjadi Ratu Elizabeth II, dimana penobatannya berlangsung pada Juni 1953.

Meskipun dia menerima gelar Duke of Edinburgh, Earl of Merioneth, dan Baron Greenwich setelah menikahi Elizabeth, Philip tidak dimahkotai pada acara penobatan sang istri.

Pada tahun 1957, Ratu Elizabeth mengeluarkan surat paten, memberinya gelar Pangeran Inggris.

Pasangan tersebut kemudian menyambut kelahiran Pangeran Andrew pada tahun 1960 dan Pangeran Edward di tahun 1964. Bersama-sama mereka melewati tantangan politik serta skandal pribadi yang melibatkan anak-anak mereka.

Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II bersama anak-anak mereka / Kkredit: Getty Images

Hubungan antara Ratu dan Duke mengalami pasang surut. Di antara yang paling banyak disebutkan adalah dugaan perselingkuhan di pihak Philip. Namun, cinta lebih kuat, dan Phillip tetap berada di sisi istrinya meskipun timbul spekulasi hingga ajal memisahkan ketika Philip berpulang pada 9 April 2021.

Pangeran Philip dimakamkan di Royal Vault di Kapel St George. Menurut laporan, tubuhnya akan dipindahkan, dan dia akan dimakamkan bersama Ratu Elizabeth II di Kapel Memorial Raja George VI di Kastil Windsor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here