Makna di Balik Jaket Bomber Modis Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Debat Pilpres Terakhir

Ganjar Pranowo dan Mahfud MD kembali mencuri perhatian di Debat Pilpres 2024 terakhir. Selain dari pada konten debat itu sendiri, Ganjar dan Mahfud selalu punya dresa code yang modis, kekinian, dan sesuai tema. Ada makna di setiap outfit yang dikenakannya.

Sesuai dengan tema tadi malam, salah satunya terkait pendidikan, outfit Ganjar Mahfud kali ini adalah jaket bomber universitas atau varsity berwarna hitam putih.

Dalam jaket Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, terdapat beragam tulisan terkait program unggulan yang mereka usung, seperti program Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana, Satu Desa Satu Faskes Satu Nakes, Bansos Pasti hingga program Internet Gratis.

Jaket bomber pasangan capres dan cawapres nomor urut 3 tersebut dilengkapi dengan patch yang terdapat di bagian dada dan kedua lengan dengan font tulisan yang menarik. Ada pula tulisan slogan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD yakni Sat set dan Tas Tes yang berwarna merah muda.

Sebagai dalamannya, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD memilih menggunakan kemeja putih. Total penampilan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD pun tampak stylist dan kekinian namun tanpa meninggalkan kesan formal untuk menghargai forum debat.

KPU telah menetapkan tiga pasangan calon capres dan cawapres yang menjadi peserta dalam Pilpres 2024, yaitu Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka serta Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

Setelah debat Pilpres 2024 putaran pertama pada 12 Desember 2023, debat Pilpres kedua pada 22 Desember 2023, debat Pilpres ketiga pada 7 Januari 2024 dan debat cawapres pada 21 Januari 2024 lalu, KPU menggelar debat capres putaran terakhir di Jakarta Convention center (JCC), Senayan, Jakarta pada 4 Februari 2024.

Debat Pilpres 2024 malam ini sekaligus menjadi debat terakhir secara umum dan debat ketiga yang mempertemukan ketiga capres, Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo dengan gagasan masing-masing di bidang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, kebudayaan, teknologi informasi, kesejahteraan sosial dan inklusi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here