3 Alasan Cirebon Wajib Masuk Daftar Destinasi Wisata yang Harus Dikunjungi!

cirebon
Sumber foto: Pinterest

Cirebon adalah salah satu kota di Indonesia yang menarik untuk dikunjungi berulang kali.

Mulai dari makanan hingga kebudayaan, wisatawan tidak akan kehabisan ide untuk mengeksplorasi kota yang satu ini. Kenapa Cirebon harus menjadi destinasi wisata yang wajib kamu kunjungi? Cek yuk beberapa alasannya di bawah ini!

  • Jarak yang tidak terlalu jauh dari kota Jakarta. Kalian bisa gunakan moda transportasi darat atau pun kereta api. Jarak tempuh dari Jakarta menuju Cirebon apabila kita menggunakan ke dua moda tersebut hanya lah kira-kira tiga jam. Kenikmatannya juga sama kalau kalian naik kereta api atau pun mobil.

Pemandangan pasar Jatibarang dan hamparan sawah hijau yang menyejukkan mata memandang. Jadi kalau ke Cirebon saya akan memilih kereta api yang berangkat paling pagi untuk dapat melihat semua keindahan itu. Begitu pula kalau naik mobil. Jam sembilan pagi adalah waktu yang paling maksimal untuk berangkat dari Jakarta.

  • Destinasi wisata yang menarik. Diantaranya adalah Keraton Kacirebonan. Dengan membayar uang masuk sejumlah lima belas ribu rupiah, kalian bisa melihat banyak koleksi benda-benda bersejarah, mulai dari topeng, gamelan kuno, uang koin dan kertas kuno sampai koleksi pedang milik sultan. Namun semua ini sebaiknya cukup dikagumi dan diapresiasi dan difoto sebagai kenang-kenangan. Dan tidak disentuh.
Keraton Kacirebonan
Kredit: Disbudpar Kota Cirebon

Berikutnya ada kampung batik Trusmi. Untuk masuk ke kampung batik ini kalian akan menemukan gapura besar sebagai pintu masuk. Di sepanjang jalan ini kalian akan melihat rumah-rumah penduduk yang menawarkan berbagai motif dan warna batik yang dibuat sendiri oleh pemilik rumahnya. Tidak perlu ragu untuk masuk ke rumah-rumah ini. Selain itu kalian akan menemukan juga sebuah toko besar yang menawarkan berbagai jenis kerajinan batik, berupa kain batik, baju batik, kerajinan tangan sampai oleh-oleh khas Cirebon.

Nah di sekitar Cirebon dengan menempuh perjalanan satu jam dari kota Cirebon kalian bisa menuju kabupaten Kuningan. Di kota ini kalian dapat mengunjungi pemandian Cibulan. Tempat ini juga merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Ada dua kolam yang ada di pemandian Cibulan. Uniknya di ke dua kolam ini diisi oleh ratusan ikan dewa yang dianggap suci oleh masyarakat sekitar. Ikan dewa ini dipercaya merupakan para prajurit Prabu Siliwangi yang dikutuk karena melakukan perlawanan.

Selain pemandian Cibulan kalian juga dapat mengunjungi Gedung Perundingan Linggarjati. Gedung ini terletak di desa Linggarjati. Gedung ini berbentuk rumah tua yang merupakan saksi perjuangan diplomatic para pendiri bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan dari Belanda. Saat masuk gedung itu, kalian bisa melihat berbagai peninggalan sejarah seperti meja perundingan; ruang kamar para perunding; aneka foto hitam putih dan juga hasil naskah Perjanjian Linggarjati. Di bagian belakang gedung itu halamannya luas. Banyak pohon rindang yang dapat membuat kalian betah berlama-lama di sana.

Ada satu tempat yang jarang dikunjungi wisatawan namun menurut saya menarik adalah Situs Museum Taman Purbakalan Cipari. Situs ini terletak di Kampung Cipari, Kabupaten Kuningan. Situs purbalaka ini pertama kali ditemukan tahun seribu sembilan ratus tujuh puluh dua. Saat itu ditemukan sebuah peti kubur batu yang merupakan satu ciri dari kebudayaan masa pra sejarah. Penelitian dan ekskavasi dilakukan tiga tahun kemudian dan ditemukan berbagai perkakas dapur, gerabah, perunggu dan bekas fondasi bangunan. Situs ini diduga sebagai sebuah situs desa permukiman purbakala yang memiliki karakteristik peninggalan bangunan megalitik, seperti kubur batu. Dengan tiket masuk lokasi yang hanya dua ribu rupiah namun banyak informasi yang kalian dapat mengenai objek bersejarah ini.

  • Kulinari di kota “Udang” Cirebon juga bervariasi dan enak di lidah. Sebut saja menu sarapan Docang yang mirip dengan lontong sayur. Dalam Docang ini ada potongan lontong; daun singkong; toge; kerupuk dan kuah oncom. Untuk makan siang bisa dicoba Nasi Jamblang (ciri khas makanan ini adalah penggunaan daun jati sebagai pembungkus nasinya; Empal Gentong (makanan khas Cirebon ini mirip gulai dengan daging yang digunakan adalah usus, babat dan daging sapi. Dimasaknya menggukanan kayu bakar di dalam gentong); atau pun Mie Koclok (mi ini terbuat dari mi basah yang disiram dengan kuah kaldu ayam kental. Bumbunya terdiri dari irisan daun bawang, kembang kol, toge, telur rebus, suwiran daging ayam dan ditambah dengan taburan bawang goreng).
empal gentong
Sumber foto: Pinterest

Untuk makanan dan minuman ringan kalian bisa mencoba Tahu Gejrot (tahu yang digoreng dan dipotong agak kecil. Dimakannya dengan kuah yang sudah diberi bumbu cabai, bawang putih dan merah, juga gula); Serabi (terbuat dari tepung beras dan dibakar memakai tungku yang terbuat dari tanah liat); Ketan Bumbu (khas ketan bumbu Cirebon adalah menggunakan taburan udang atau oncom di atasnya); dan Es Cuwing (terbuat dari gel seperti agar-agar dan bahanya dari daun cuwing).

Selamat menikmati berbagai destinasi wisata dan aneka kulinari di kota “Udang” Cirebon!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here