Scott Ly Turunkan Bobot Tubuh 25 Kg Demi A Tourist’s Guide to Love

scott ly
Kredit: Instagram/scottly.ig

Scott Ly adalah aktor asal Vietnam, yang mencuri perhatian berkat kemunculan perdananya sebagai bintang utama di film romansa Netflix, A Tourist’s Guide to Love.

Bersanding dengan Rachael Leigh Cook, Scott tampak manis. Perawakan tubuhnya menjadi salah satu daya tarik.

Sebelumnya, ia pernah bermain di serial CBS, FBI: Most Wanted, dan Animal Kingdom. Tapi film romantis komedi inilah yang membuatnya melesat. A Tourist’s Guide to Love saat ini bertengger di posisi 10 besar Netflix.

Untuk peran utama ini, Scott mengubah penampilannya secara dramatis. Scott mengatakan, ia menurunkan berat badannya sampai 25 kg dalam waktu 4 bulan.

Scott sendiri untungnya selama ini rutin nge-gym. Hanya untuk film ini, Scott perlu bekerja lebih keras lagi. Scott sebumnya adalah seorang manajer Gym, MMA, dan Brazilian Ju Jitsu enthusiast.

scottly.ig
Kredit: Instagram/scottly.ig

Program Olahraga Scott Untuk Perannya:

Latihan Scott dimulai tanpa makan di pagi hari. Hanya kopi hitam atau Latte non sugar, yang boleh dikonsumsinya untuk memulai latihan di pagi hari.

Pertama-tama, yang dilakukan adalah peregangan otot, agar peredaran darah lancar dan menghindari cidera. Setelahnya, Scott baru melakukan latihan beban, untuk otot-ototnya.

Dari menggunakan tubuhnya sendiri sebagai beban, sampai menggunakan set perlengkapan alat beban. Untuk latihan beban sendiri, menghabiskan waktu 1 jam. Selanjutnya, Scoot meneruskan dengan latihan kardia, yang mana biasanya membakar kalori menggunakan sepeda statis.

Program Diet dan Makanan Pilihan

Memulai latihan pagi tanpa makanan, Scott makan siang dengan menu sayur-sayuran yang terhitung serta protein. 

Buah-buahan, biji-bjian vitamin E, muesli dan suplemen kalori mengusi kebutuhan makan siang Scott.

Pada jam makan malam, Scott baru mengonsumsi ayam bakar, bagian dada. Atau steak salmon, steak daging,  tetap dengan pendamping sayur-sayuran dan buah-buahan.

“Saya hidup setiap hari, hari demi harinya dengan totalitas. Kadang menyakitkan, tetapi demi sebuah tujuan, kita fokus. Dan saya bahagia melakukannya.”

Hasilnya, di kamera outstanding! Film ini pun, membuahkan hasil yang membahagiakan. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here