Raih Penghargaan Aktor Terbaik dalam Asian Film Awards 2021, 5 Rekomendasi Film yang Dibintangi Yoo Ah In ini Wajib Kamu Tonton!

0

Yoo Ah In dianggap oleh banyak orang sebagai salah satu aktor terbaik di generasinya. Sahabat karib diva Hallyu Song Hye Kyo ini terkenal karena pilihannya dalam mengambil berbagai peran baik di televisi dan film dimana karakter dinamisnya telah membuat pria berusia 35 tahun itu mendapatkan banyak penghargaan akting. Kemenangan terakhir yang ia peroleh adalah anugerah sebagai Aktor Terbaik di Asian Film Awards 2021 yang diselenggarakan baru – baru ini serta Baeksang Arts Awards dan Fantasia International Film Awards.

Memiliki reputasi yang baik di Korea Selatan, Yoo Ah In baru-baru ini menerima pujian kritis di luar negeri, terutama setelah kesuksesan film Burning di mana penampilan aktingnya disambut dengan pujian dari kritikus lokal maupun luar negeri. Sebelum membintangi tiga proyek film berikutnya dan serial horor Netflix mendatang, Hellbound, inilah saatnya untuk melihat karya sebelumnya dari aktor luar biasa ini.

Berikut 5 rekomendasi film yang dibintangi Yoo Ah In dan wajib kamu masukkan dalam daftar film yang wajib kamu tonton!

Voice of Silence (2020)

Tidak perlu diragukan lagi, Voice of Silence wajib masuk dalam daftar film yang wajib kamu tonton. Film yang disutradarai pendatang baru Hong Eui Jeong ini tidak hanya memenangkan banyak anugerah sebagai Film Terbaik, namun memberikan penghargaan atas penampilan akting Yoo Ah In yang bebas dialog, karakternya tidak berbicara satu baris pun sepanjang film.

Film indie beranggaran rendah ini bercerita tentang Tae In (Yoo Ah In) dan Chang Bok (Yoo Jae Myung), yang menjual telur untuk memenuhi kebutuhan. Sebagai pekerjaan sampingan, mereka bekerja sebagai kru pembersihan untuk organisasi kejahatan. Tetapi keadaan berubah ketika mereka menerima tugas untuk menjaga seorang gadis berusia 11 tahun yang diculik, yang akhirnya menjadi terikat dengan mereka berdua

Untuk perannya, Yoo menambah berat badannya lebih dari 15 kilogram, mencukur rambutnya dan menonton video gorila untuk menggunakan lebih banyak bahasa tubuh sebagai bentuk komunikasi. Selain memenangkan penghargaan sebagai Aktor Terbaik di Asian Film Awards, ia juga memborong piala untuk kategori yang sama dari Blue Dragon Film Awards, Baeksang Arts Awards, Fantasia International Film Festival dan Buil Film Awards.

Burning (2018)

Sesuai dengan reputasinya sebagai salah satu aktor terbaik di generasinya, peran Yoo Ah In sebagai Jong Su yang pemalu dan pendiam dalam film Burning karya Lee Chang Dong ini juga mendapat pujian positif dari para kritikus. Film tersebut terpilih sebagai perwakilan Korea Selatan untuk Film Berbahasa Asing Terbaik di ajang Oscar ke-91; meskipun tidak dinominasikan, film ini menjadi film Korea pertama yang masuk dalam daftar 9 film terakhir. Meskipun tidak memenangkan penghargaan akting, Yoo Ah In mendapatkan banyak nominasi Aktor Terbaik di berbagai penghargaan film Asia dan melambungkan namanya menjadi pusat perhatian internasional.

Burning adalah sebuah film dengan genre thriller psikologis berdasarkan pada salah satu cerita pendek berjudul Barn Burning dari The Elephant Vanishes oleh Haruki Murakami dan Barn Burning oleh William Faulkner. Film ini menandai kembalinya sutradara legendaris Korea, Lee Chang Dong ke kursi sutradara setelah 8 tahun.

Berkisah tentang Jong Su (Yoo Ah In), yang bekerja sebagai pengantar barang dan bertemu teman lamanya, Shin Haemi (Jeon Jong Seo). Haemi meminta Jong Su membantu menjaga kucingnya saat pergi dalam sebuah perjalanan. Sekembalinya, Haemi membawa seorang teman baru bernama Ben (Steven Yeun) yang ditemuinya selama perjalanan. Misterius dan penuh teka-teki, Jong Su mulai curiga bahwa Ben adalah sosok yang membahayakan bagi Haemi.

The Throne (2015)

Film populer lain yang dibintangi Yoo Ah In ini adalah drama berlatar belakang sejarah yang disutradarai Lee Joon Ik, The Throne, bersama aktor veteran Korea yang tampil di film pemenang Oscar Parasite, Song Kang Ho. Film tersebut juga terpilih sebagai perwakilan Korea Selatan untuk Film Berbahasa Asing Terbaik dalam ajang Academy Awards ke-88, tetapi sayangnya belum berhasil masuk nominasi.

Cerita The Throne dibuat berdasarkan kehidupan Putra Mahkota Sado, pewaris takhta kerajaan yang dianggap tidak layak untuk memerintah. Pada usia 27, dia dijatuhi hukuman mati oleh ayahnya sendiri dan akhirnya meninggal karena kelaparan ketika dia dikurung dalam lumbung beras selama 8 hari.

Sang sutradara mengungkapkan bahwa dia secara pribadi memilih Yoo Ah In saat menulis karakter Pangeran Sado setelah menonton salah satu film aktor tersebut sebelumnya. Yoo Ah In kemudian memenangkan penghargaan Aktor Terbaik di Blue Dragon Film Awards untuk penampilannya.

Veteran (2015)

Tak lama setelah menyelesaikan drama Secret Love Affair, Yoo Ah In membintangi dua film berikutnya pada tahun berikutnya dimana keduanya berhasil menjadi proyek terlaris. Dalam Veteran, ia melepaskan citra menawannya sebagai tokoh utama untuk memainkan peran sebagai penjahat pertamanya.

Meskipun lawan mainnya adalah aktor veteran dan legenda sinematik Hwang Jung Min, Yoo Ah In mampu memegang perannya sendiri dan film tersebut menjadi film terlaris kelima di Korea Selatan. Dia juga sukses mendapatkan beberapa penghargaan sebagai Aktor Terbaik di berbagai festival film.

Film aksi komedi yang disutradarai oleh Ryoo Seung Wan ini mengikuti kisah seorang detektif tangguh dan tanpa ampun Seo Do Cheol (Hwang Jung Min). Saat menyelidiki kasus yang sedang disorot, ia menemukan bahwa jutawan Jo Tae Oh (Yoo Ah In) adalah dalang di balik semua peristiwa. Terlepas dari usahanya untuk mengejar Jo Tae Oh, penjahat itu selalu lolos berkat koneksinya yang kuat.

Punch (2011)

Sangat tepat untuk mengakhiri putaran ini dengan Punch, sebuah film dewasa di mana Yoo berperan sebagai remaja blasteran. Film ini ditayangkan perdana di Festival Film Internasional Busan dan bahkan bersaing untuk mendapatkan Crystal Bear di Festival Film Internasional Berlin. Pada saat itu, lawan mainnya Kim Yoon Seok berkata, “Dalam 10 tahun ke depan, Yoo Ah In akan menjadi salah satu nama terbesar di perfilman Korea” dan dia benar.

Film ini mengikuti hubungan yang tumbuh antara seorang guru bernama Lee Dong Ju (Kim Yeon Seok) dan remaja pemberontak bernama Do Wan Deuk (Yoo Ah In), yang berasal dari latar belakang keluarga yang hancur. Punch memberikan warna baru di dunia perfilman Halyu pada saat itu karena menggambarkan beberapa aspek Korea Selatan yang tidak dikenal dengan baik seperti pernikahan antar budaya, rumah tangga multikultural, pekerja migran, sistem ekonomi yang keras dan kurangnya dukungan untuk komunitas penyandang cacat.

Untuk penampilan akting briliannya, Yoo Ah Ini mendapatkan nominasi pertamanya untuk kategori Aktor Terbaik di Buil Film Awards ke-21.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here