Punya Kulit Gelap? Siapa Takut!

0

Di dunia saat ini, sulit untuk menghindari tekanan untuk menjadi sosok sempurna. Orang kulit berwarna, atau mereka yang memiliki warna kulit lebih gelap, sering kali dianggap berbeda atau diejek. Tetapi memiliki warna kulit yang lebih gelap tidak berarti kamu kurang berharga atau layak untuk mencintai diri sendiri. Menerima siapa diri kamu dengan merawat kulit gelap milikmu dan belajar mengatasi masalah warna kulit adalah aspek penting dari mencintai kulit gelap yang kamu punya.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat kamu petik untuk kamu menerima bahwa punya kulit gelap bukan berarti kamu berbeda.

  • Hindari membandingkan dirimu dengan orang lain

Sebagai seseorang dengan kulit gelap, kamu mungkin tergoda untuk membandingkan dirimu dengan orang lain, terutama mereka yang memiliki warna kulit lebih terang. Cobalah untuk menghindari membandingkan dirimu dengan orang lain. Idealnya, satu-satunya pesaing yang harus kamu miliki dalam hidup adalah diri kamu sendiri. Berusahalah untuk menjadi versi terbaik dari diri kamu.

Fokuslah pada perbaikan diri melalui pencapaian daripada atribut fisik. Alih-alih mendasarkan nilai diri pada warna kulitmu, ukurlah pada seberapa baik diri kamu Berusahalah untuk menjadi orang baik, bukan hanya sekedar cantik.

  • Evaluasi kembali pemikiranmu tentang standar kecantikan

Pahamilah bahwa media mempromosikan citra tertentu tentang apa yang indah, dan cenderung tidak mengakui jenis kecantikan yang ada di luar apa yang ideal menurut mereka. Namun, di banyak belahan dunia, mereka yang berkulit gelap dipandang sebagai citra kecantikan yang ideal. Ketahuilah bahwa terlepas dari apa yang mungkin dikatakan media, kamu adalah sosok yang cantik.

Daripada menganggap kulit kamu adalah aspek negatif dari penampilan fisikmu, ingatkan diri kamu setiap hari bahwa warna kulit hanyalah bagian khusus dari apa yang membuat diri kamu unik dan beragam.

  • Dorong diri kamu untuk berpikir secara positif

Alih-alih membiarkan diri kamu merasa buruk, alihkan perasaan negatif itu dan dorong diri kamu untuk melihat hal-hal dengan cara yang lebih positif. Ubah arah pikiran negatif tersebut menjadi lebih positif.

Alih-alih berpikir atau mengatakan sesuatu seperti “Saya berharap kulit saya lebih cerah” atau “Kulit saya tidak menarik”, katakan sesuatu seperti “Kulit saya yang gelap membuat saya berbeda dari orang lain dan itu membuat saya istimewa.”

Katakan pada diri sendiri,“Kulit gelap saya indah. Saya punya banyak kelebihan dibanding dari penampilan luar saya.”

  • Fokus pada hal yang kamu cintai dari dirimu

Simpan daftar hal-hal yang menurut kamu hebat tentang diri kamu. Mungkin kamu memiliki senyum yang sangat indah, bakat untuk membuat orang tertawa, atau mungkin kamu adalah seorang teman dan pendengar yang baik. Fokus pada hal-hal yang kamu sukai dari dirimu, dan kamu mungkin menemukan bahwa dirimu mulai mencintai bagian lain dari diri dalam prosesnya.

Luangkan waktu untuk mengenal diri kamu ebih dalam. Daripada hanya menatap ke cermin, lakukan inventarisasi kualitas yang kamu miliki dan tidak terlihat dengan mata telanjang.

  • Belajar untuk menerima dirimu

Dengan memuji diri sendiri dan merayakan hal-hal yang membuat kamu merasa unik dan cantik, kamu bisa mulai menerima dan mencintai diri sendiri apa adanya. Dengan menyalurkan energi untuk mencintai dan menerima diri sendiri daripada mengkritik atribut , kamu mungkin mulai merasa lebih nyaman dengan diri kamu sendiri.

Ketika kamu ingin mengatakan atau memikirkan sesuatu yang negatif tentang diri kamu, termasuk sesuatu yang negatif tentang kulit gelap milikmu, pertimbangkan hal ini: Apakah kamu akan mengatakannya kepada orang yang kamu cintai? Apakah kamu akan menjatuhkan orang yang dicintai dengan cara yang sama?

Mencintai diri sendiri berarti memperlakukan diri sendiri dengan lebih baik, dimulai dari dalam ke luar. Cobalah untuk berbicara kepada diri sendiri seperti yang kamu lakukan kepada teman baik atau orang yang kamu cintai.

  • Pilih sosok idola yang memiliki kulit gelap

Banyak selebriti dan tokoh terkenal dengan kulit gelap yang dikagumi dan dipuja oleh orang-orang di seluruh dunia. Aktris seperti Lupita Nyong’o merupakan panutan yang hebat untuk penerimaan diri dan citra diri yang positif, serta dikagumi dan dihormati. Dari Indonesia sendiri, ada sosok aktris Tara Basro, penyanyi Marion Jola, hingga model Kimmy Jayanti. Mereka berhasil mendobrak strereotip bahwa cantik itu harus berkulit putih.

Lupita Nyong’o pernah mengatakan bahwa sampai akhirnya dia menemukan wanita berkulit gelap lainnya untuk diteladani, seperti Oprah dan Whoopi Goldberg, dia tidak pernah membayangkan menjadi seorang aktris itu memungkinkan. Dengan melihat orang-orang sukses berkulit gelap, kamu mungkin terinspirasi untuk percaya bahwa banyak hal positif dari diri kamu, bukan hanya sekedar warna kulit.

  • Rawat kulit gelapmu

Rawat kulitmu sesuai dengan jenis kulitnya. Dalam hal merawat kulit, lebih penting untuk mengetahui jenis kulit daripada berfokus pada pigmennya. Misalnya, fakta bahwa kamu memiliki kulit berminyak akan lebih berpengaruh pada rutinitas perawatan kulit daripada fakta bahwa kulit kamu berwarna gelap.

Baca label pada produk perawatan kulit. Cari produk yang memenuhi kebutuhan spesifik kulitmu. Jika kamu memiliki kulit yang sangat berminyak, kamu mungkin ingin mendapatkan pembersih yang bebas minyak. Atau jika kamu memiliki kulit yang sangat kering, kamu mungkin ingin mencari pelembab yang lembut.

Jangan lupakan juga untuk selalu memakai tabir surya. Meskipun bagi individu yang berkulit gelap memiliki lebih banyak melanin, yang membantu melindungi kulit dari sengatan matahari, sinar UV tetap dapat merusak kulit gelap. Peningkatan melanin tidak melindungi terhadap melanoma, yang merupakan bentuk kanker kulit, jadi memakai tabir surya setiap hari sangat penting, terlepas dari warna kulit kamu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here