Pertarungan Terakhir Street Woman Fighter: 4 Tim Kru Tari Siap Berkompetisi!

1

Dengan segera berakhirnya program survival dari tvN, Street Woman Fighter, ada baiknya melihat kembali acara kompetisi tari paling gahar secara keseluruhan untuk menghargai para wanita yang mengesankan ini.

Berikut adalah empat kru terakhir yang akan berhadapan untuk memperebutkan gelar “Kru Tari Jalanan Wanita Terbaik” pada 26 Oktober dan perjalanan yang mereka tempuh untuk mencapai final, sebagaimana dilansir melalui Koreaboo.

HOOK

HOOK adalah kru yang berhasil menjadi nomor satu. Bintang TikTok, Aiki, memimpin mereka bersama dengan Rageon, Seon Yoonkyung, Sung Jiyeon, BORN, Odd, dan Hyowoo ​​sebagai anggota. HOOK memiliki dinamika yang unik karena terdiri dari para murid Aiki. Aiki telah menunjukkan kepemimpinan yang mengesankan bagi anggotanya yang lebih muda, mungkin karena pengalaman luarnya sebagai seorang ibu.

Dalam episode pertama, HOOK membuktikan diri sebagai ancaman dengan mendapat jumlah stiker “No Respect” terendah dengan total empat stiker. Aiki diberi setengah dari mereka. Dia adalah satu-satunya anggota yang diberi kesempatan untuk menunjukkan keahliannya dalam duel dan sayangnya kalah dari Gabee LACHICA. Namun pemimpin HOOK ini berhasil mengukuhkan posisinya di episode selanjutnya dengan menebus kemenangan melawan Hyojin Choi, pemimpin tim WANT.

Seperti HolyBang, HOOK mengalami kesulitan saat pertarungan di babak kedua dengan terpilihnya Seon Yoonkyung sebagai penari terburuk di level “assist” dan BORN & Hyowoo ​​dipilih sebagai yang terburuk untuk penampilan “sub” dari lagu Beyonce, Run the World (Girls)

Kru tari ini berhadapan dengan CocaN Butter untuk misi ketiga ” Queens of K-Pop “, diiringi oleh lagu – lagu milik HyunA. Semua pertunjukan ini diunggah sebelum acara ditayangkan, dan HOOK terkenal berkat wig merah muda yang mereka gunakan. Wig merah muda itu dipakai agar para juri atau penonton tidak hanya fokus pada pemimpin grup mereka yang super populer dan agar ketenaran Aiki di TikTok tidak mempengaruhi hasil penampilan mereka. Bahkan dengan anonimitas wig, HOOK mampu menang dan bergerak maju.

Misi “Mega Crew” mengajak tim tari HOOK untuk tampil dengan beberapa lagu hip-hop terberat, dengan 27 penari bergerak selaras diiringi lagu yang dilantunkan DMX, TI, Krump Kings, Lil Jon, dan Rich Brian. Salah satu penari itu kebetulan adalah Sooyoung Girls ‘Generation, yang juga mampu menunjukkan sisi baru dari dirinya. Penampilan ini membawa HOOK menempati posisi kedua di semua kategori dan posisi kedua secara keseluruhan, membawa mereka ke final.

HOOK memiliki konsep unik untuk lagu Cold Blooded milik Jessi, dengan cerita bahwa Jessi akan mengalahkan penari latarnya yang menjadi zombie. Meskipun tidak berhasil memenangkan suara Jessi, namun publik menyukainya, dan video YouTube berakhir di tempat pertama untuk tombol like terbanyak. Untuk penampilan kedua mereka, HOOK berkolaborasi dengan DA’ONEZ Crew dan WetBoy untuk penampilan romantis yang tak terlupakan dengan diiringi lagi cover It’s Raining Men yang dinyanyikan anggota Spice Girls, Geri Halliwell.

Kombinasi antara keganasan dan keindahan ini telah mengamankan HOOK sebagai penari terdepan menuju final pada 26 Oktober.

HolyBang

HolyBang adalah kru terbesar dalam kompetisi yang dipimpin oleh Honey J, dengan anggota Lo-A, Mull, BELLE, EEVEE, JANE, TARO, dan Hertz. Kru tari yang satu ini terkenal karena hubungan mereka yang dekat dengan rapper terkenal Jay Park yang bahkan memberikan persetujuan untuk nama tim ini.

Terlepas dari jumlah kru yang banyak, HolyBang mendapatkan jumlah stiker “No Respect” paling sedikit, dengan total akumulasi grup sebanyak 4. Tidak ada anggota yang memiliki lebih dari satu stiker. Seperti yang disebutkan sebelumnya, selama duel babak pertama, Honey J harus berhadapan dengan mantan anggtoa timnya di CocaN Butter, Rihey. Namun, keduanya berakhir dalam perdamaian secara emosional setelah bertahun – tahun putus kontak.

Di misi kedua, tim ini mendapat dua pukulan telak ketika JANE dipilih sebagai yang terburuk oleh penari utama dalam penampilannya di lagu level “kedua”, dan Honey J terpilih sebagai yang terburuk di penampilan level “Leader” dari lagu Hei Mama oleh David Guetta. Hal ini menyebabkan pengurangan skor mereka dalam misi ketiga.

Untuk misi “Queens of K-Pop”, HolyBang berhadapan dengan LACHICA dengan diiringi lagu-lagu milik Jessi yang paling berjaya. Sementara HolyBang memberikan kinerja yang luar biasa, penempatan mereka di tantangan sebelumnya mengurangi skor keseluruhan mereka, menempatkan mereka di urutan ke-5 tetapi memungkinkan mereka untuk maju.

Untuk misi “Mega Crew”, kru terbesar ini membawa tim terbesar dengan total 43 penari. Penampilan mereka dengan lagu Energy dari Sampa The Great di-mix dengan dengan lagu Freaks milik French Montana membuktikan bahwa api telah dinyalakan di bawah tim saat mereka menempati posisi pertama secara keseluruhan untuk minggu tersebut dan dengan mudah mengamankan posisi mereka di semi final.

Koreografi mereka untuk lagu Cold Blooded dari Jessi bertujuan untuk memamerkan tubuh Jessi dengan cara terbaik. Meskipun mereka tidak menang, video mereka di YouTube mengumpulkan jumlah penayangan terbesar dari grup mana pun. Untuk paruh kedua misi, HolyBang membawa Jay Park bersama JOONY, WaSsup, xion, dan Mr. Force untuk panggung “hip-hop nyata” yang lewat Freezy dari Hucci.

Dengan dukungan publik di belakang mereka dan posisi kedua di pundak mereka, apakah gelar Kru Terbaik sudah di depan mata untuk grup tari wanita hip-hop yang luar biasa ini?

CocaN Butter

CocaN Butter adalah tim kuda hitam kompetisi yang dipimpin Rihey dengan anggota terdiri dari GAGA, BICKI, ZSUN, dan jillin. Awalnya bernama CocaiN Butter, namun kru tari ini mengubah nama mereka untuk pertunjukan demi menghindari kemiripan dengan nama obat terlarang. CocaN Butter juga mendapat perhatian atas dedikasi salah satu anggotanya pada pekerjaan keduanya sebagai perawat.

Untuk memulai kompetisi, CocaN Butter menerima stiker “No Respect” dalam jumlah sedang. Tim secara keseluruhan memiliki 6 stiker yang didistribusikan secara relatif merata, dengan hanya BICKI yang berhasil menghindari penandaan. Selama duel minggu pertama, Rihey membuktikan dirinya dengan mengalahkan pemimpin HolyBang. Hal ini menjadi emosional karena mereka sebelumnya berada di kru bersama sebelum akhirnya berpisah selama lebih dari lima tahun.

Para kru tidak dapat mengamankan koreografi awal atau menjadi penari utama untuk misi kedua. Untuk misi ketiga, CocaN Butter menghadapi HOOK dengan kompilasi lagu-lagu paling gahar milik HyunA. Sayangnya, CocaN Butter kalah dalam pertempuran dan berakhir di bagian bawah dastar peringkat secara keseluruhan.

Tidak ada yang turun tanpa perlawanan, dimana tim ini berhasil mengalahkan WAYB saat eliminasi pertama. Pertarungan mereka ditetapkan untuk menjadi yang terbaik dari lima laga, tetapi CocaN Butter membuktikan bahwa mereka ada di sana untuk bertahan dengan sapuan bersih dari tiga laga pertama, secara efektif menyingkirkan WayB dan mempertahankan tempat mereka dalam kompetisi.

Untuk penampilan “Mega Crew”, CocaN Butter membawa tim yang terdiri dari 27 orang untuk mash-up yang mengesankan dari beberapa lagu oleh Ape Drums, Spice, dan GURF. Ini memungkinkan mereka untuk menunjukkan sisi baru yang lebih ganas dan mengamankan mereka di posisi ke-6 secara keseluruhan dan satu tempat di semi final.

Untuk semi final, para kru membawakan sensualitas keren mereka ke dalam koreografi lewat lagu Cold Blooded dari penyanyi Jessi. Untuk tantangan kedua, KNUCKS, DOOR, Counter, Juice, dan IBAN bergabung dengan tim untuk penampilan yang terinspirasi dari Adam dan Hawa diiringi 16 Shot dari Stefflon Don.

Meskipun jalan menuju final penuh liku, babak final ini membawa tim tersebut menempati posisi pertama dalam penilaian juri dan tempat ketiga secara keseluruhan, mengamankan posisi mereka di final.

LACHICA

LACHICA adalah kru tari yang dipimpin oleh Gabee dengan anggota tim terdiri dari Rian, Simeez, H_1, dan Peanut. Beberapa karya mereka yang paling terkenal di industri K-Pop mencakup sebagian besar koreografi dari penyanyi Chungha serta comeback versi Jepang dari grup idola populer, TWICE lewat lagu Perfect World.

Saat musim tari ini dimulai, setiap peserta harus memilih orang yang mereka yakini memiliki performa terburuk sepanjang kompetisi. Ini akan mengakibatkan orang tersebut menerima stiker “No Respect” untuk menunjukkan status mereka. Sayangnya bagi LACHICA, kru ini memulai episode dengan sebagian besar stiker mereka dapatkan secara keseluruhan dan memiliki 9 stiker yang tersebar di seluruh tim. Para tim tari harus bertarung melawan satu sama lain untuk memulai musim, dimana Gabee secara meyakinkan mengalahkan pemimpin HOOK, Aiki.

Walaupun diawali dengan kesulitan bagi LACHICA, grup tari ini mengalami peningkatan selama tantangan koreografi resmi pertama. Simeez terpilih sebagai koreografer di level “assist” untuk lagu Pretty Savaged dari BLACKPINK, dan Rian terpilih sebagai penari utama dan koreografer untuk penampilan Booty untuk level “kedua” oleh Becky G dan C. Tangana dipadukan dengan “Mi Gente” oleh J Balvin dan Willy William.

Misi berikutnya melibatkan pertarungan di mana 2 tim harus membuat koreografi mash-up oleh salah satu dari empat lagu yang dinyanyikan para ratu K-Pop. LACHICA akhirnya menghadapi HolyBang satu lawan satu dengan lagu hit dari penyanyi seksi Jessi dan berhasil keluar sebagai pemenang.

Dengan tim pertama tereliminasi dan kompetisi sudah berlangsung setengah jalan, misi berikutnya adalah “Mega Crew”, di mana tiap kru harus menciptakan pertunjukan super besar. LACHICA memiliki kru yang terdiri dari 30 orang untuk menampilkan Run the World (Girls) (Homecoming Live) milik penyanyi Beyoncé, yang secara tragis menempatkan mereka di peringkat terbawah. Saat pertarungan eliminasi, LACHICA menang tipis namun berhasil mengalahkan tim WANT dan bertahan untuk menghadapi semi final.

Tim harus bersaing dalam dua misi terpisah untuk semifinal, menciptakan koreografi untuk Cold Blooded milik Jessi dan kru mereka menari bersama penari pria. Koreografi LACHICA untuk Jessi sangat disukai karena pendekatannya yang seksi tetapi akhirnya kalah dari YGX. Untuk babak kedua, kru berpasangan dengan Comingout dan Jo Kwon 2AM untuk menampilkan tarian yang diiringi lagu Lady Gaga, Born This Way, yang dimaksudkan untuk membuat selebrasi bagi semua orang yang pernah merasa seperti mereka tidak diterima dimana pun.

LACHICA harus menerima keadaan dimana mereka berada di posisi bawah lagi, dan kali ini melawan YGX untuk mendapatkan satu tempat di final. Para kru membuktikan diri mereka dengan mengalahkan tim kedua berturut-turut dan mengamankan posisi mereka di final.

Jadi siapa tim tari yang kamu pilih sebagai favoritmu? Jangan lupa bagikan pendapatmu di kolom komentar di bawah ini!

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here