Begini Caranya, 4 Langkah Mudah Merawat Kesehatan Miss V

0

Ladies, setiap wanita pasti memiliki aroma vagina atau miss V bahkan jika kalau kamu adalah orang yang yang higienis sekalipun. Aroma atau bau yang dimaksudkan disini biasanya mirip dengan susu fermentasi ringan atau musk. Mikroba vagina setiap orang sedikit berbeda dan dapat berubah seiring waktu. Hal ini mengutip keterangan dari seorang Dokter Kandungan-Ginekologi Ob Irina Ilyich, MD mengatakan, “Sangat normal bagi vagina untuk berbau. Setiap orang punya bau yang berbeda-beda”

Para peneliti belum tahu persis bagaimana faktor-faktor yang berbeda mempengaruhi mikrobiota vagina. Namun, mereka telah mengidentifikasi beberapa hal yang memengaruhi bau vagina, termasuk menstruasi, jenis kelamin, dan penggunaan kontrasepsi hormonal. 

Buat Ladies yang suka ketar ketir karena terkadang mencium bau kurang nyaman, selama kamu sehat tidak ada yang perlu  dilakukan untuk mengubah atau menghilangkan bau alami miss V.  Walaupun begitu, jika ladies mengalami peningkatan keputihan dan bau menjadi lebih kuat, tidak menyenangkan, atau berbau amis, dan disertai dengan rasa gatal dan terbakar, pastikan untuk berkonsultasi dengan para ahlinya.

Para peneliti juga mengemukakan bahwa diet atau pola makan kita dapat mengubah mikroflora pada vagina. Makanan dengan bau yang kuat juga bisa menyebabkan perubahan bau pada vagina. Rempah-rempah, makanan yang diasap, bawang merah, bawang putih, brokoli, asparagus, dan kopi semuanya ada dalam daftar makanan yang terkadang bisa mengubah bau miss V.

Makan terlalu banyak daging, produk susu, dan alkohol juga bisa membuatnya berubah jadi berbau tajam dan asam. Beberapa penelitian membuktikan bahwa orang yang vegetarian memiliki bau vagina yang lebih ringan. Namun demikian, para peneliti masih belum sepenuhnya memahami bagaimana diet bisa mengubah mikrobioma usus dan vagina kamu, ladies.

Hal yang paling penting untuk kalian semua perhatikan juga adalah kebersihan dan perawatan yang berkaitan dengan area Miss V.  Langkah-langkah berikut ini sepertinya tidak terlalu sulit untuk diterapkan sehari-hari bukan ladies?!

  1. Cuci alat genital sekali atau dua kali sehari secara rutin. Banyak ahli merekomendasikan untuk mencuci dengan air hangat yang mengalir. Beberapa menyarankan menggunakan produk kebersihan intim dengan pH asam 3,8 hingga 4,5 (yang juga merupakan pH vagina yang sehat).Jangan gunakan sabun wangi atau sabun mandi 
  2. Kenakan pakaian dalam yang bersih dan nyaman (sebaiknya terbuat dari katun). Kalau kamu biasanya mengenakan celana dalam satin, sutra, atau poliester, beralihlah ke 100% cotton. Bahan sintetis seperti nilon dan spandeks menjebak panas dan kelembaban sehingga menciptakan tempat berkembang biak yang sempurna untuk infeksi jamur.
  3. Jangan membilas/membersihkan area di dalam vagina kecuali direkomendasikan oleh dokter.
  4. Pilih makanan yang sehat dan seimbang. Makanan kaya probiotik termasuk yogurt, kombucha, dan asinan kubis yang tidak dipasteurisasi membantu menjaga keseimbangan pH Vagina. Pola makan sehat juga termasuk diantaranya mengkonsumsi buah, sayur, biji-bijian dan protein rendah lemak. Jangan lupa untuk minum air putih yang cukup untuk membantu kesehatan vagina secara keseluruhan dengan mendorong keringat yang alami.

Gimana Ladies, mudah bukan?! Yuk mulai sekarang lebih perhatikan lagi kebersihan Miss V kamu!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here